EKONOMI

Kamis, 18 Juni 2015

Isu peredaran beras pelastik meresahkan para pedangan beras yang mengaku mozetr penjualan mereka menurun dengan adanya isu ini. Tanggapan seorang penjual eceran “ pas ada berita tenang beras pelastik penjualan menurun, dan pembeli agak rewel. Harapan saya si pemerintah harus cepat bergerak untuk memastikan ada atau tidaknya beras pelastik itu agar penjualan normal kembali” ujar usep penjual beras eceran. Dan di tempat agen pun sama penjualan omzet menurun” saya si menjual beras yang merek nya selalu itu-itu aja, ga nerima produk lain, jadi saya tidak terlalu khawatr. Dan adanya isu ini omzet menurun”. Salah satu seseorang yang ada ditempat untuk membli beras membr peranyataannya tentang isu beras pelastik ini, “ jujur, saya ngerasa waswas dengan adanya beras pelastik,secara beras itu bahan pokok makanan untuk manusia, saya harap pemerintah segera bertindak dengan isu ini” ujar ibu atin.  Rabu, 27 mei 2015, pasar rawa lele.



 _________________________________________________________




Saat beras pelastik marak di bicarakan masyarakat, muncul lagi isu tentang  susu dengan campuran dettergen di teemukan di India. Yang paling jadi perhatian adalah susu bercampur detergn banyak ditemukan pada susu bayi. Kandungan berbahayan ini dikhawatrikan akan mengganggu peretumbuhan bayi,bahkan bisa membuat bayi jadi sakit sehingga meninggal dunia. Beberapa pendapat dari seorang ibu yang menggunakan susu formula. Kekhawatiran seorang ibu,
 “yang saya khawaritkan adalah, ketika saya membeli susu  itu untuk anak saya, saya  tidaka tahu bahwa susu itu tercampur dengan bahan kimia, saya hanya takuti adalah efek untuk anak saya kedepannya ,itu sangat – sangat berbahaya”.
Maraknya berita ini di Indonesia membuat orang tua yang mempunyai bayi merasa takut. Menurut ibu kenapa orng itu tega melakukan atau sampai meracik susu formula yang di campur bahan kimia itu?“mungkin mereka ingin merauh ke untungan sebesar-besarnya , karena mungkin untuk mengolah susu formula yang higenis dan bagus itu memerlukan alat/cara yg sangat mahal dan sangat susah, mereka melakukan jalan pintas dgn mencampurkannya dengan bahan kimia,dan merauh untung sebesar – besarnya, tapi tidak sangat berkepri manusiaan.”bagaimana pendapat ibu tehadap cucu formula yang di beri campuran bahan kimia?“kalo munurut saya pemerinta harus memperketat pengawasan terhadap susu bayi karena itu menyangkut  kesehatan bayi  - bayi Indonesia kalo mrek trsbut terbukti tercampur bahan kimia jangan di masukin lagi ke Indonesia di inpor lagi ke indonesi, kalau penjahatnya tertangkap harus di hokum mati?” ujar ibu santy.
Karna berita susu formula yang di campurkan dengan detergen beberapa kios susu mendapat kan penurunan pendapatan dari biasanya, pendapat dari penjaga kios megenai susu detergen, “ pendapatan menurun gara-gara berita susu detergen itu dan juga pembeli lebih jeli memilih susu untuk anaknya” ujar reni penjaga kios susu fomula.
Karena maraknya isu susu formula kami menanyakan juga kepada ibu yang tidak memakai susu formula untuk anak banyinya, apa ke takutan mereka memakai susu formula?,  “ saya tidak percaya susu formula, saya lebihpercaya susu asi, makanya saya tidak memakai susu formula pada anak saya,” ujar ibu agis yang tidak memakai susu formula. Kamis 20 mei 2015 puku 15.40 cimone, tangrang kota.



_________________________________________________________




Sejak april pemerintah menyatakan untuk menaikan harga bbm pertamax,alasannya untuk membantu Indonesia memperbaikin ke uangan dunia. Awalnya masyarakat tidak setuju,tetapi mau tidak mau mereka harus menerima pernyataan itu. Apakah pertamax akan di kurangi atau premium yang akan di kuraing. Salah satu pegawai SPBU menyatakan, “belum ada kabar lagi sampai saat ini bahwa pertamax akan di kurangi,malah pertamax yang akan di tambah, dan antean pertamax stabil” ujan asep pegawai SPBU. Dan salah satu pemakai pertamax mengemukakan pendapatnya tentang kenaikan pertamax,” menurut saya tidak terlalu masalah,selama ini kenikan pertamax masih batas wajar. Selama maih batas ajar untuk kenaikannya karna juga pertamax lebih enak buat kendaraan saya” ujar suryadi pemakai pertamax. Jumat 29 mei 2015. Poris Jakarta barat.
Salah sau penjual pertamax mini di pinggiran jalan megatakan “saya harup punya izi buat beli pertamax dan jumlahnya sedikit di kurangi, pas udah naik pertamax sebenernya agak susah dari SPBUnya” ujar bu Ati. Minggu 24 mei 2015, Rangkasbitung, Banten.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Jendela Berita BSI © 2011 | Designed by RumahDijual, in collaboration with Online Casino, Uncharted 3 and MW3 Forum