KJP
DI SEKOLAH SWASTA
Jakarta,13 juli 2015
Sejak
pemerintahan gubernur jokowi murid-murid sekolah mulai jenjang SD sampai SMA
baik NEGRI maupun SWASTA mendapat bantuan dana pendidikan dari pemerintah DKI
Jakarta berupa KJP(Kartu Jakarta Pintar) dana ini disalurkan oleh pemerintah
melalui sekolah dan akan disalurkan kembali kepada para murid-murid. Salah satu
sekolah yang mendapat dana KJP adalah MADRASAH TZANAWIAH THAHDZIBUN NUFUS,
sekolah yang sederajat dengan SMP ini mendapat bantuan KJP sebesar tiga ratus lima puluh delapan juta delapan ratus
untuk dua ratus tujuh puluh delapan siswanya.
Sistem kerja
KJP adalah siswa melaporkan keadaan ekonominya kepada sekolah nantinya sekolah
akan mengajukannya ke dinas pendidikan untuk ditindak lanjuti. “ nantinya para
murid akan mendapatkan dana KJP melalui Bank DKI yang akan dimasukan kedalam
rekening ATM para siswa yang menerima dana KJP” disampaikan oleh kepala sekolah
MTS TAHDZIBUN NUFUS bapak H.Nur Uyuni.
Selain untuk membayar iuran
sekolah dana KJP juga bisa digunakan untuk membeli peralatan sekolah dan
sebagai uang saku siswa di sekolah.
Masih banyak
para orang tua murid masih mengaku bingung dengan sistem penerapan kartu ATM
untuk pengambilan dana KJP dan para orang tua haya di perbolehkan mengabil dana
sebesar lima puluh ribu per hari sebagai uang saku siswa ke sekolah.
menurut
penuturan siswayang bernama Dani“Untuk anak yang mendapat uang jajan
besar,meroko,memakai narkoba dan memiliki barang-barang mahal tidak diikutkan
dalam peserta KJP” memang sekolah ini melakukan
peraturan ketat kepada para siswa yang
menjadi peserta KJP agar para siswa peserta KJP tidak menyalah gunakan uang KJP
untuk keperluan di luar sekolah.
___________________________________________________________
SEKOLAH
UNTUK ANAK JALANAN DI KOTA TUA
JAKARTA
6,JUNI 2015
Di
tempat wisata kota tua yang terletak di Jakarta Utara terdapat sekolah anak
jalanan yang berada tepat di depan kantor pos indonesia, sekolah ini bernama
yayasan tri kusuma bangsa yang di dirikan oleh bunda Any pada tahun 2011 beliau
mendirikan yayasan ini sendiri. Sampai saat ini murid yang belajar di yayasan
tri kusuma bangsa ada seratus limapuluh anak namun tidak semua anak murid dari
yayasan tri kusuma bangsa adalah anak jalanan ada juga beberapa anak yang
bersekola formal. Yayasan ini mengajarkan semua pelajaran yang di ajarkan di
sekolah
Walau
pada awalnya sulit untuk mendapatkan izin dari pihak keamanan dari kota tua.
menurut penuturan bunda Any “saya tidak mengganggu dan saya harus menyesuaikan
diri dengan lingkungan baru” walau awalnya sulit namun yayasan tri kusuma
bangsa sampai saat ini masih bertahan sampai empat tahun. Murid-murid di
yayasan ini juga senang bisa mendapatkan ilmu pengetahuan menurut Agi selaku
salah satu murid “saya senang belajar di sini karna gurunya baik-baik”
Tidak
hanya para murit yang senang dengan adanya yayasan tri kusuma bangsa para
orangtua pun akhirnya senang jika anaknya ikut bersekolah di yayasan tri kusuma
bangsa karna menurut bunda Any “awalnya orang tua para murid menentang anaknya
ikut bersekolah karna akan mengganggu waktu anak –anak tersebut mencari uang ”
namun seiring berjalannya waktu para orang tua pun memahami keinginan anaknya
bersekolah dan akhirnya ara orang tua mengizinkan anaknya belajar di yayasan
ini, sampai saat ini.
___________________________________________________________
PEMBANGUNAN
SEKOLAH DASAR NEGERI
Jakarta
05,juni 2015
Pembangunan
kembali SDN 06 dan 07 pagi dan 21 petang
saat ini sedang di hentikan karan menunggu pemborong yang akan menyelesaikan
pekerjaan pembangunan sekolah ini sebelumnya sekolah ini sudah mencapai tahap
renovasi sampai 20% namun karna kontrak kerja dengan para pemborong sudah habis
maka proses renovasi dihentikan.
Menurut
penuturan kepala sekolah SDN 06 pagi ibu Leginem “sekolah ini dibangun dalam
dua tahap, tahap pertama pembongkaran habis gedung sekolah dan tahap ke dua
pembangunan kembali sekolah ” memang tahap pertama sudah selesai pada bulan
desember lalu namun untuk tahap ke dua belum dimulai sampai saat ini. Pihak
sekolah juga belum mengetahui kapan akan dimulainya pembangunan tahap ke dua,
karna belum ada kejelasan dari dinas pendidikan.
Banyak
masyarakat yang kecewa, terutama para orang tua yang ingin menyekolahkan
anaknya di SD tersebut, di karnakan pembangunan sekolah yang tak kunjung
selesai sampai tahun ajaran baru. Karna hal tersebut banyang orang tua yang
enggan mendaftarkan anaknya ke sekolah tersebut dan memilih sekolah lain.
0 komentar:
Posting Komentar